Komunitas Student: Sebuah Harapan dan Keniscayaan [1]

By: Amang Fatkhurrohman

STUDENT CENTRe`, sebuah nama yang mempunyai sejuta harapan, nama yang memiliki cita-cita, nama yang memiliki tujuan dalam mewujudkan impian utopis. Dan ataukan hanya sebuah nama impian belaka ???

Mungkin agak muluk-muluk bila Student Centre` sekarang menjadi pusatnya student (siswa dan mahasiswa) sebagai second university, tempat yang bisa menjawab segala kebutuhan, keperluan dan persoalan dari student, tempat yang bisa menaungi dan mengembangkan segala bakat yang dimiliki oleh student dan tempat laboratorium student dalam mengapresiasikan, meriset dan mengembangkan ide-ide cerdas bahkan ide-ide gilanya untuk diwujudkan dalam realitas.

Mungkinkah mimpi itu bisa terwujud ? Coba kita tengok dan menoleh pada keadaan dan realitas di sekeliling kita !!!… akan timbul banyak kebingungan-kebingungan (bagi yang bingung).. timbul pula banyak pertanyaan-pertanyaan (bagi yang suka bertanya).. akan timbul pula kekaguman-kekaguman (bagi yang melihat atau merasakan sesuatu yang kagum) atau cuek-cuek saja (bagi yang tidak punya otak). Semua penilaian kami serahkan pada anda semua..

Namun, pada dasarnya kita semua ingin mewujudkan satu impian, harapan dan cita-cita (baca: angan-angan) serta impian, yakni terbentuknya satu komunitas yang mampu untuk mewujudkan segala impian dan mimpi-mimpi secara bersama-sama. Pertanyaan selanjutnya adalah: maukah kita, sudikah kita, mampukah kita??? Dan mungkin ada sederet pertanyaan lainnya…

Untuk menjawab sedikit pertanyaan di atas memang gampang-gampang susah (tapi banyak susahnya). Kita masih dibenturkan dengan kegiatan-kegiatan personal sehari-hari yang cukup menyita perhatian dan tenaga, baik berupa aktivitas untuk belajar ataupun aktivitas melamun yang dipercayai sebagai ‘amal ibadah’ atau aktivitas ngegosipp isu-isu hot teman yang jadi ‘selebritis’ (menyaingi program TV)…

Belum lagi dengan persoalan-persoalan di organisasi lain (yang kita aktif di dalamnya), baik ditingkatan intra kampus, ekstra kampus, organisasi pesantren yang banyak menyita tenaga, pikiran dan perhatian untuk segera dipecahkan.

Atau bahkan timbul pertanyaan-pertanyaan yang bernada pesimistis: “buat apa susah-susah buat komunitas baru, lha wong komunitas yang lama aja masih ada dan kita masih belum optimal di dalamnya”, atau “dari pada buat yang baru…mending yang ada dioptimalkan”, atau “jangan-jangan komunitas yang akan dibentuk ini seperti komunitas-komunitas yang lain, dibuat untuk ditinggalkan”. Dan sederet pertanyaan dan permasalahan lainnya….

Apa langkah selanjutnya dengan permasalahan dan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat pesimistis di atas…

Pada dasarnya semua langkah, pilihan, dan jawaban-jawaban atas pertanyaan di atas tergantung pada pribadi masing-masing….

***

Saya teringat dengan salah satu pepatah yang sering ditampilkan di layar kaca “Pekerjaan  akan terasa ringan apabila dikerjakan secara bersama-sama”. Satu pepatah yang cukup dikenal…mudah difahami…dan sudah tidak asing lagi.

Apabila kita cerna secara mendalam, pepatah di atas mempunyai makna yang cukup dalam dan cukup panjang uraiannya. Satu pepatah yang mudah untuk diucapkan namun kadang membutuhkan ‘sejuta tenaga’ ekstra keras dalam mewujudkannya.

Bagitu juga dengan STUDENT CENTRe` (bila jadi untuk dijadikan satu komunitas Student) akan membutuhkan banyak tenaga dan pikiran apabila tidak didukung dengan fundamen dasar yakni, kesamaan pandangan, kesepahaman dan pikiran (visi dan misi), kesamaan tindakan (aksi). Untuk mempertemukan kesamaan-kesamaan di atas akan banyak liku-liku yang dihadapinya…

Namun, penulis meyakini bahwa kesamaan-kesamaan tersebut akan dapat ditemui walau aral melintang untuk mewujudkan satu harapan, cita-cita dan keinginan dalam membentuk komunitas student yang dinamis dalam menjawab tantangan dan kebutuhan dunia global !!!

Saigon City, 28 Juli 2004

Siang Panas Yang Penuh Barokah


[1] Dipersembahkan untuk rapat Refungsionalisasi Majalah Kebudayaan TerAPi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: