SEMPURNA

By: Amang Fathurrohman

Sempurna..

Tidak sempurna..

Lebih sempurna?

Ku melangkah untuk menjadi “lebih”

walau terkadang “kurang”

Tidak seperti biasanya, “malam natal” kali ini terasa lebih spesial. Dalam gubuk yang sepi, perbincangan dan perenungan tentang arti dan makna kesempurnaan ternyata mampu menghabiskan waktu yang cukup lama. Walaupun akhirnya tetap menjadi sebuah tanda tanya besar, apa sebenarnya kesempurnaan itu…

Akhirnya, saya pun bisa tertawa, ternyata ada teman baru yang gelisah untuk sama-sama membuat pertanyaan besar dari kata yang sederhana “Sempurna”. Bagaimana tidak, teman karib, sahabat, dan “sejoli” dalam susah akhirnya mampu merasakan bahwa untuk membuat kesempurnaan tidaklah mudah. Ada proses panjang dan berliku yang harus dihadapi dan juga tidak sedikit yang harus dikorbankan, hanya ingin mendapatkan dan merasakan kata sempurna.

Kalau boleh mengutip apa yang dikatakan oleh Rageel bahwa manusia adalah makhluk yang selalu merindukan kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan segala potensi yang dimilikinya, ia berusaha maju dan berkembang untuk mencapai kesempurnaan, baik secara jasmani atau rohani. Cukup teoritis memang, namun begitulah adanya, dan sekaligus unik dan anehnya manusia.

Malam Natal, 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: