self publishing its easy

cara menerbitkan bukuMengapa saya menempatkan teks “self publishing” di bagian depan judul tulisan ini? Karena tulisan ini memang diperuntukkan bagi Anda yang ingin menerbitkan sendiri buku Anda. Bila menawarkan naskah pada penerbit tertentu, maka Anda tak perlu repot-repot mengurus ISBN. Si penerbit yang akan mengurusnya!

Apa sih ISBN itu?
ISBN adalah singkatan dari International Standard Book Number, berfungsi sebagai pemberi identifikasi UNIK terhadap SATU judul buku yang diterbitkan.

ISBN tidak ada hubungannya dengan masalah perizinan!
Ya, selama ini banyak orang yang salah persepsi terhadap ISBN. Mereka mengira bahwa pemberian nomor ISBN terhadap judul buku tertentu menandakan bahwa buku tersebut telah MENDAPAT IZIN untuk diterbitkan.

Ini adalah pandangan yang keliru! TIDAK ADA satu aturan hukum pun di Indonesia yang mengharuskan adanya izin untuk menerbitkan buku dan media cetak (koran, majalah, tabloid). Jadi bila Anda ingin menerbitkan buku, koran, majalah, tabloid, newsletter, bulletin, dan sebagainya, ya silahkan langsung terbitkan saja. Tak perlu mengurus izin apapun!

“Kalau bukan untuk perizinan, lantas apa dong fungsi ISBN itu?”

Secara umum, fungsi ISBN adalah untuk memberikan identitas yang unik terhadap satu judul buku tertentu. Kita bisa menganalogikan ISBN seperti sidik jari yang berbeda antara satu manusia dengan manusia lainnya. Kita bisa berkata, “ISBN adalah sidik jari buku.”

Karena fungsinya untuk memberikan identitas yang unik, maka hal ini bisa bermanfaat untuk banyak hal. Misalnya dalam proses pendistribusian buku, proses penjualan buku di kasir, proses pengklasifikasian rak buku, dan sebagainya.

Intinya, fungsi ISBN ini berkaitan dengan hal-hal yang bersifat administratif, BUKAN perizinan!

Satu hal lagi:
Bila sebuah buku sudah mendapat nomor ISBN, maka datanya akan tercatat di arsip nasional selama 50 tahun.

Nah, hanya demikianlah fungsi ISBN.

Jadi, sebenarnya TAK ADA ATURAN yang mensyaratkan setiap buku harus punya ISBN. Anda bebas untuk menerbitkan buku tanpa nomor ISBN. Terserah Anda! Tapi karena ISBN itu banyak manfaatnya, terlebih karena mengurusnya sangat gampang, ya tentu tak ada salahnya bila kita semua mengurus ISBN untuk buku-buku kita, bukan?

“Mengurus ISBN Itu SANGAT gampang? Beneran, nih?”

Sangat benar! Yang harus Anda lakukan hanyalah menyiapkan dokumen-dokumen berikut:

1. Surat permohonan ISBN.

2. Fotokopi halaman judul buku.

3. Fotokopi halaman hak cipta (bukan berarti Anda harus mengurus hak cipta terlebih dahulu. Bukan! Hak cipta sama sekali tak perlu diurus. Yang dimaksud pada poin ini adalah…. hm, silahkan download saja contoh berkasnya di sini)

4. Daftar isi.

5. Pendahuluan dan/atau kata pengantar.

Contoh berkas selengkapnya dapat Anda download di sini.

Tentu saja, Anda harus sudah punya nama penerbit.

“Apa nama penerbitnya? Saya kan menerbitkan buku secara self publishing!”

Ya, bikin saja nama penerbit sesuka Anda. Terserah Anda. Untuk masalah nama penerbit, bebas-bebas saja, kok. Tak ada peraturan apapun yang mengatur hal seperti ini. Silahkan Anda berkreasi sendiri secara bebas, yach…. :)

“Apakah untuk mengurus ISBN itu, penerbit saya harus sudah punya badan hukum?”

Tidak harus! Perorangan pun bisa. Yang penting ada nama penerbitnya!

Ketika mengurus ISBN untuk buku “Cara Dahsyat Menjadi Penulis Hebat”, saya menulis surat pengantarnya di atas kertas HVS biasa. Dan kop suratnya pun saya desain secara manual di bagian teratas dari surat tersebut. Jadi saya tidak secara khusus mencetak kop surat :)

Nah, setelah semua berkasnya lengkap, silahkan diantar ke Gedung Perpustakaan Nasional RI (lantai 2), Jalan Salemba Raya 28-A, Jakarta. Telp: 021-3101411 psw 43.

“Berapa lama prosesnya, dan berapa biayanya?”

Bila tak ada antrian, proses pengurusan ISBN (sejak Anda datang hingga si petugas memberikan nomor ISBN kepada Anda) hanya sekitar 10 menit! Sangat gampang dan cepat, si petugas tak akan mempersulit Anda. Mereka akan membuat Anda bahagia. Percayalah!

Bianya pun sangat murah, Rp 25.000 saja :)

Bila buku yang Anda ajukan adalah buku terbitan pertama dari “penerbit” Anda, maka Anda biasanya diminta untuk mengisi formulir keanggotaan ISBN. Ini adalah formulir biasa, dan tidak ada charge biaya apapun!

Nah, penjelasan di atas berlaku untuk mendapatkan ISBN saja. Bila Anda ingin sekaligus mengurus bar code dan KDT (Katalog Dalam Terbitan), setahu saya biayanya lebih besar lagi, dan prosesnya bisa memakan waktu sekitar 1 minggu.

“Bagaimana cara mengurus ISBN bila saya berada di luar Jakarta?”

Setahu saya, untuk teman-teman di luar Jakarta bisa mengirim berkas-berkas di atas lewat faksimili. Tapi karena mengurusnya jarak jauh, maka Anda terlebih dahulu harus mentransfer biaya pengurusan ISBN ke:

Bank Mandiri Cabang Cut Meutia Jakarta
No. GIRO 123 000 453 970 8
a.n. Tim ISBN/KDT Perpusnas RI

Lalu bukti transfer tersebut di-fax bersama-sama dengan berkas-berkas lainnya ke nomor 021-3927919 atau 021-70902017.

SANGAT PENTING:
Demi kepentingan Anda sendiri, silahkan konfirmasikan dahulu nomor rekening dan nomor fax di atas ke pihak Perpustakaan Nasional (Anda bisa menelepon langsung kepada mereka). Siapa tahu sudah ada perubahan data dan sebagainya.

Atau, Anda bisa berkunjung dahulu ke website Perpustakaan Nasional RI di www.pnri.go.id.

Comments
One Response to “self publishing its easy”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: