Kepemimpinan dan Karir

Summary:airsyad

Konsep kepemimpinan pada dasarnya mempunyai arti yang bersifat multi dimensi dan bersifat fleksibel sesuai dengan perkembangan di masyarakat. Ada dua bentuk kepemimpinan, yaitu kepemipinan formal dan kepemimpinan informal. Kepemimpinan formal, biasanya berkaitan erat dengan jabatan-jabatan formal yang disandang oleh seseorang karena posisinya di birokrasi pemerintahan maupun kenegaraan. Sedangkan kepemimpinan informal lebih mengarah pada kepemipinan yang diakui oleh kominitas masyarakat tertentu dan bersifat tidak tertulis. Pemimpinan informal sering juga disebut sebagai pemimpin tradional, baik karena faktor kesukuan, agama maupun faktor sosial budaya.

Kepemimpinan sendiri tidak dapat dilepaskan dari gaya memimpin (leadership style) seseorang. Secara teori ada 4 jenis gaya kepeimpinan, yaitu : gaya kepemimpinan Autokratik, gaya kepemimpinan Partispatif, gaya kepemimpinan Bebas Kendali dan gaya kepemimpinan Kontingensi. Dari keempat jenis ini, yang perlu di adosi dan diterapkan dalam menunjang kesuksesan dalam berkarir adalah gaya kepemimpinan Kontingensi.

Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitar, merupakan faktor lain yang tidak dapat diabaikan dalam kerangka menunjang karir kita. Dalam konteks ini, kemampuan adapatasi mengarah pada kehidupan sosil kemasyarakatan yang harus mendapat perhatian tersendiri, sehingga dapat menunjang kesuksesan perjalanan kariri seseorang.

Terlibat aktif sekecil apapun dalam kehidupan sosial kemasyarakatn di lingkungan kita, merupakan seatu hal yang sangat penting dan direkomendasikan untuk dilaksanakan. Hal ini di dasarkan pada suatu asmsi bahwa, kehidupan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari perjalanan kariri kita. Kita tidak dapat, mengabaikan begitu saja, berbagai faktor yang melingkupi kehidupan kita. Bahkan seharusnya, faktor-faktor itu harus

diarahkan untuk menunjang kesuksesan karir kita. Oleh sebab itu, jiwa kepemimpinan yang ditompang dengan aktifitas sosial kemasyarakatan merupakan sebuah pilihan cerdas dalam menunjang kemajuan karir seseorang. Kita tidak bisa hanya mengandalkan IQ dan EQ maupun SQ saja, tetapi menyatukan ketiga faktor tadi yang dibalut dengan kehidupan

sosial kemasyarakatan yang memadai adalah kunci sukses untuk meraih kesuksesan dalam karir.

Kepemimpinan Untuk Menunjang Keberhasilan Karir Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/2039105-kepemimpinan-untuk-menunjang-keberhasilan-karir/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: